Tapi terkadang
- Cara yang pertama adalah dengan memegang sedotan sambil menutup lubang
sedotan bagian atas yang tidak tajam. Kemudian tusukkan sedotan dengan
kecepatan tinggi ke label penutup aqua gelas.
- Cara kedua yaitu dengan
memegang sedotan pada bagian bawah dekat dengan ujung yang tajam. Lalu
kemudian tusukkan dengan kecepatan tinggi ke label penutup aqua gelas.
- Cara yang ketiga atau yang terakhir adalah dengan menusukkan label penutup aqua gelas dengan benda tajam dan kuat untuk merobek dan membuka paksa label seperti dengan ujung ballpoint (pulpen), ujung kunci, jarum, dan lain sebagainya. Namun pastikan benda-benda tersebut bersih dan higienis sebelum ditusukkan.
Cukup ya tadi basa-basi untuk pembukaannya, sekarang gue mau bahas masalah yg lebih fundamental dan kompleks, kenapa? ya karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak. penasaran ya? ngga.
Guru ngaji gue pernah bilang "Gak ada ciptaan Tuhan yang sia-sia". Ya, betul. Gue percaya itu, dan mulai dari situ gue sering banget merhatiin hal-hal kecil yang dianggap orang itu gak penting.
Contoh yang akan gue ambil sederhana aja, yaitu fungsi lain plastik lebih pada tutup kemasan aqua gelas. Siapa yang peduli coba sama plastik lebihnya? Bahkan, banyak yang beranggapan kalo itu semua salah
Mari kita teliti lebih dalam. Apakah kalian pernah pergi ke kondangan? Apa kalian pernah beli aqua kemasan gelas di pinggir jalan? Atau kalian pernah kondangan di pinggir jalan sambil beli aqua kemasan gelas?
Pasti pernah ya.
Nah, plastik pada kemasan aqua gelas ini sangat berguna pada saat kita kondangan (Ini
khusus kondangan di gang rumah atau perkampungan ya, kalo di gedung mah
apaan makan sambil berdiri, gak sopan, tidak sesuai dengan ajaran agama
dan kode etik saat makan). Pada saat kalian mengambil makan di meja prasmanan, pasti ada SPG ibu-ibu
yang minum dalam bentuk kemasan aqua gelas, dan dia meletetakan
sedotannya di mana? Di atas kemasan gelasnya kan? Tentu saja itu sangat
tidak membantu dan sangat merepotkan. Apalagi saat kita menaruh aqua
gelasnya dibangku, kena angin dikit, sedotannya langsung terbang, jatuh
ke tanah, kotor dan kemudian terinfeksi oleh debu-debu yang jika
digunakan akan berdampak tidak baik bagi kesehatan manusia. Oleh sebab
itu, fungsi plastik lebih ini lah yang berguna untuk sedotan agar tidak
terkena angin jahat.
Gimana? Masih bingung kan? Kalo gitu sama
Baiklah, tanpa panjang lebar karna yang panjang belom tentu lebar dan
yang cantik belom tentu setia, gue akan memberikan sedikit tutorial
mengenai cara meletakan sedotan pada plastik lebih di tutup aqua gelas.
Tolong perhatiin baik-baik, gue males ngetiknya kalo diulang. Emang lu
kira enak kalo ngetik diulang-ulang? Emang lu kira enak kalo ngetik
diulang-ulang? Emang lu kira enak kalo ngetik diulang-ulang? Emang lu
kira enak kalo ngetik diulang-ul.. yak langsung aja nih:
- Langka pertama, ambil kemasan aqua gelas pada meja prasmanan yang free atau
kalo lagi gak ada kondangan, bisa beli di warung depan deket belokan.
Buat ekspersesiemsesmen aja, biar lu juga gak penasaran sama saran gua
ini.
- Langkah kedua, minta sedotannya yang masih dalam plastik dan masih
disegel. Kemudian buka plastik sedotannya, kalo gak bisa dobrak aja.
-
Langkah ketiga, kemudian pegang erat-erat sedotannya dan terus coblos sedotan itu ke air mineral gelasnya (eh kok coblos sih? ditusuk aja kali ya biar keluarga bohong alias familiar apaan sih anjir woy kok miring gini tulisannya). Oia, ngebolonginnya jangan gede-gede ya, ntar lo disangka mau bikin sumur.
- Langkah terakhir, coba goyang-goyangin aqua gelasnya. Jatoh gak? Cukup digoyang-goyang aja ya gak usah disawer. Gimana? Worth it banget kan saran gue?
Jadi gak ada lagi tuh sedotan jatoh ngegelinding atau ketiup angin berkat tulisan gue ini.
Kesiumpulannya:
Pesan dari gue, mulai dari sekarang, cobalah untuk tidak menyepelakan suatu hal yang menurut orang lain tidak berguna, padahal mah emang gak ada gunanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar